Masuk Sekolah Januari 2021, Ini Catatan Mendikbud Soal Pembelajaran Tatap Muka

Masuk Sekolah Januari 2021, Ini Catatan Mendikbud Soal Pembelajaran Tatap Muka

Masuk Sekolah Januari 2021, Ini Catatan Mendikbud Soal Pembelajaran Tatap Muka. Pembelajaran tatap muka di sekolah direncanakan mulai diterapkan Januari 2020. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, mengatakan bahwa keputusan membuka sekolah tatap muka harus mendapatkan keputusan bersama dari pemerintah daerah, kepala sekolah dan Komite Sekolah.

"Komite Sekolah adalah perwakilan orang tua dalam sekolah. Jadinya kuncinya, ada di orang tua. Di mana kalau komite sekolah tidak membolehkan sekolah buka, sekolah itu tidak diperkenankan untuk buka," ujarnya.

Jika orang tua merasa tidak nyaman anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka, sekolah tidak bisa memaksa. Siswa tersebut bisa melanjutkan belajar melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Jadi, hybrid model ini akan terus berada. PJJ bukan berarti berakhir," lanjutnya.

Nadiem melanjutkan, kegiatan belajar-mengajar tatap muka juga bakal berbeda dengan kondisi normal sebelumnya. Karena sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri satu kelas hanya diperbolehkan sebanyak 18 orang saja.

"Harus rotasi ada yang masuk pagi ada yang masuk sore karena boleh cuma 18 yang tatap muka," katanya.

Dia mengingatkan, ketika pembelajaran tatap muka diperbolehkan maka seluruh aktivitas kegiatan di sekolah akan dibatasi. Seperti misalnya aktivitas di kantin, kegiatan ekstrakurikuler, dan berkumpul di taman-taman tidak diizinkan.

Artikel ini terbit di LIPUTAN9.ORG dengan judul  Masuk Sekolah Januari 2021, Ini Catatan Mendikbud Soal Pembelajaran Tatap Muka.

Belum ada Komentar untuk " Masuk Sekolah Januari 2021, Ini Catatan Mendikbud Soal Pembelajaran Tatap Muka"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel