Tahun Ajaran 2021, Guru BEBAS Pilih Kurikulum, Ini Penjelasan Nadiem

Tahun Ajaran 2021, Guru BEBAS Pilih Kurikulum, Ini Penjelasan Nadiem

Tahun Ajaran 2021, Guru BEBAS Pilih Kurikulum, Ini Penjelasan Nadiem. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim berniat akan mulai memprioritaskan Program Digitalisasi Sekolah Tahun 2021 mendatang. Program ini merupakan sebuah terobosan di mana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mempercepat pemutakhiran perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di sekolah.

"Kita program 2021, salah satu terbesar adalah digitalisasi sekolah. Di mana kita memastikan bahwa berbagai macam toolkit TIK itu akan kita persiapkan, dan kita akselerasi dari sebelumnya," tutur Mendikbud dalam acara Indonesia Bicara yang disiarkan melalui kanal Youtube Media Indonesia.

Nadiem menyebut, dari program itu akan ada beragam inisiatif teknologi bagi sekolah. Mulai dari platform bagi kepala sekolah hingga platform untuk guru. "Guru bisa menggunakan kurikulum berdasarkan level kompetensi siswanya, enggak dipaksa menggunakan suatu level yang tidak cocok dengan siswanya ya. Nah itu hanya bisa dilakukan dengan teknologi," katanya.

Bukan hanya itu, Mendikbud juga berencana akan mendigitalisasi kurikulum, di mana guru akan diberikan kebebasan untuk memilih kurikulum pada tingkatan mana yang dirasa cocok untuk muridnya."Jadi kalau kita mau mengganti kurikulum itu menjadi digital kurikulum, di mana guru itu diberikan kebebasan untuk memilih level mana yang pas. Misalnya dia mau mundur satu tahun kalau dia mau, atau mau maju satu tahun tergantung kemampuan kompetensi siswanya. Itu bisa dilakukan dengan teknologi," paparnya.

Belajar Online Permanen

Mendikbud Nadiem Makarim juga menduga usai pandemi Covid-19 pembelajaran online di kampus kemungkinan akan langgeng dilakukan. "Menurut saya di universitas, online learning itu akan menjadi suatu hal yang permanen," tegas Mendikbud.

Sementara untuk pendidikan dasar dan menengah, Nadiem tak melihat adanya tren seperti itu. "Menurut saya di SMA, SMP, SD menurut saya kebanyakan masih berat kepada tatap muka. Cuma menggunakan teknologi untuk meningkatkan potensi dari pada proses pengajaran tersebut," ucap Mendikbud.

Walaupun di jenjang pendidikan itu masih mengutamakan pembelajaran luar jaringan atau luring, Nadiem melihat akan ada tren pemanfaatan teknologi dalam intensitas lebih besar setelah masa pandemi Covid-19 ini. Hal itu guna membantu proses pembelajaran luring di jenjang tersebut.

"Jadinya walaupun mereka semua offline tapi masih menggunakan teknologi untuk kolaborasi, untuk monitoring, untuk tracking, untuk data, untuk asesmen," bebernya. "Jadi prediksi saya untuk dasar dan menengah bakal offline, tapi untuk universitas bakal banyak sekali model-model yang lebih ke online," sambung Nadiem (sesuai dengan Program Digitalisasi Sekolah Tahun 2021).

Artikel ini terbit di LIPUTAN9.ORG dengan judul Tahun Ajaran 2021, Guru BEBAS Pilih Kurikulum, Ini Penjelasan Nadiem.

Belum ada Komentar untuk "Tahun Ajaran 2021, Guru BEBAS Pilih Kurikulum, Ini Penjelasan Nadiem"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel