Bio Farma Jamin Vaksin Sinovac Tak Mengandung Sel Vero dari Monyet

Vaksin Covid-19 Sinovac diisukan mengandung sel vera dari monyet dengan nama spesies chlorocebus sabaeus. Monyet jenis tersebut banyak tersebar di Afrika bagian Barat seperti Senegal dan Gambia.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Bio Farma (Persero), Bambang Herianto mengatakan, sel vero monyet hanya dipakai sebagai media tumbuh kembang sel virus untuk memperbanyak bahan baku vaksin. 

Setelah jumlah virus yang didapatkan cukup, maka virus dipisahkan dari media penumbuhan dan dilemahkan. Artinya, sel vero tidak ikut sampai proses pembuatan vaksin.

"Dengan demikian pada produk akhir, vaksin (Covid-19) tidak lagi mengandung sel vero tersebut," katanya saat jumpa pers secara virtual, Sabtu (9/1/2021).

Menurut Bambang, vaksin Sinoac tidak menggunakan bahan-bahan yang sifatnya tak halal. Dia pun menjelaskan, isi atau kandungan vaksin buatan China tersebut. 

Pertama, kata dia, vaksin itu berasal dari virus dilemahkan (inactivated). Bahan baku utama tersebut jamak dipakai untuk membuat vaksin. Kedua, bahan dicampur aluminium hidroksida.

"Kandungan ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan vaksin tersebut," katanya.

Ketiga, larutan fosfat yang digunakan untuk menstabilkan atau stabilizer. Terakhir, larutan garam natrium klorida yang diguankan sebagai isotonis, sehingga orang yang disuntik merasa nyaman. "Tentunya ini garam yang memenuhi standar farmasetikal," ucapnya.

Menurut Bambang, pengujian vaksin Sinovac dilakukan secara ketat. Sebelum diedarkan, vaksin tersebut harus memiliki izin penggunaan darurat dari BPOM dan kehalalan dan MUI.[inews.id]

Belum ada Komentar untuk "Bio Farma Jamin Vaksin Sinovac Tak Mengandung Sel Vero dari Monyet"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel