GeNose Juga Akan Dipakai Deteksi Corona di Terminal Pulo Gebang-Kp Rambutan

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambangi Terminal Kampung (Kp) Rambutan, Jakarta Timur (Jaktim), sore ini. Budi Karya menyambangi Terminal Kp Rambutan untuk menyaksikan penggunaan alat deteksi COVID-19 GeNose.

Budi Karya tiba Terminal Kp Rambutan, Ciracas, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (24/1/2021), sekitar pukul 15.09 WIB. Dia terlihat mengenakan jaket hitam, celana panjang hitam, dan sepatu cokelat.

Setiba, Budi Karya disambut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo. Hadir pula Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dan Kepala Terminal Kp Rambutan Made Jhoni. Budi Karya pun langsung berbincang dengan Syafrin, Budi Setiyadi, dan Made Jhoni.

Tak lama, seorang petugas memberikan alat GeNose seperti kantong ke Budi Karya. Dia pun memakai GeNose untuk mendeteksi virus Corona.

"Tadi barusan bapak mengambil sampel napas, Pak Menteri mengambil sampel napas di napas ketiga. Nanti sehabis ini, kami akan mengetes sampel napas Bapak Menteri di alat kami, alat GeNose C-19. Nanti hasilnya itu keluar di layar ini," ujar Kepala Produksi GeNose C-19, Eko Fajar, saat memberikan keterangan.

"Hasilnya negatif. Ini sekitar 50 detik untuk mendeteksi apakah seseorang itu negatif atau positif (COVID-19)," lanjutnya yang langsung disambut tepuk tangan.

Menhub Budi Karya Sumadi menjajal alat pendeteksi Corona buat ahli-ahli UGM, GeNose, di Terminal Kampung Rambutan, Jaktim, Minggu (24/1/2021).

Kembali ke Budi, dia menjelaskan bahwa GeNose akan mulai ditaruh di stasiun-stasiun. Selain itu, lanjutnya, GeNose akan didistribusikan di terminal-terminal bus secara bertahap.

Pendistribusian GeNose, lanjutnya, untuk menghargai karya anak bangsa. Budi pun menerangkan nantinya calon penumpang bus akan dicek COVID-19 secara random.

"Kembali lagi ke GeNose, kepada angkutan bus, mungkin kita belum memberikan mandatory (kewajiban). Karena kalau mandatory berarti setiap tiket harus ditambah Rp 20 ribu. Nah, oleh karenanya, kita akan lakukan random. Tetapi saya minta kepada Pak Dirjen Darat, Kadishub, dan seluruh Kadishub di seluruh Indonesia, bahwa nanti pada saatnya dilakukan random, bila seseorang yang dinyatakan positif, maka mereka tidak boleh (memakai angkutan bus)," ucap Budi Karya.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menambahkan, GeNose akan didistribusikan di Terminal Pulo Gebang, Jaktim, pada 5 Februari nanti. Penyediaan GeNose ini, lanjutnya, adalah hasil kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Tapi memang sampai sekarang kita masih sepakat, untuk para masyarakat yang bepergian dengan kendaraan bus itu sifatnya hanya random sampling (dites COVID-19). Jadi sebagaimana arahan beliau, saya juga sudah berdiskusi dengan Pak Syafrin, nanti di Jakarta yang siap pertama kali (GeNose) kita akan laksanakan di (Terminal) Pulo Gebang," kata Budi Setiyadi.

Kadishub DKI Syafrin Liputo pun menerangkan Pemprov DKI Jakarta berterima kasih kepada Menhub karena dibantu pengadaan alat tes COVID-19. Selain di Terminal Pulo Gebang, Syafrin mengatakan GeNose akan didistribusikan di Terminal Kampung Rambutan.

"Selanjutnya, terkait pelaksanaan tes dengan GeNose-19 ini, kami terima kasih Pak menteri, bahwa untuk terminal di Jakarta, tadi dengan Pak Dirjen, paling tidak sesuai arahan Pak menteri, adapun (Terminal) Pulo Gebang dan Terminal Kampung Rambutan ini yang akan kita lakukan pelaksanaannya secara random sampling," ujar Syafrin.

Diberitakan sebelumnya, GeNose merupakan alat canggih buatan para ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mampu mendeteksi COVID-19 melalui embusan napas. GeNose mulai difungsikan di stasiun dan terminal pada 5 Februari 2020.[detik.com]

Belum ada Komentar untuk "GeNose Juga Akan Dipakai Deteksi Corona di Terminal Pulo Gebang-Kp Rambutan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel