Pekerja: Bu Ida, Kami Masih Butuh BLT Subsidi Gaji Tahun Ini



 Keputusan pemerintah menyetop program Bantuan Lansung Tunai atau BLT subsidi gaji pada tahun ini terus menuai protes dari sejumlah pekerja. Pasalnya, mereka berharap stimulus tersebut kembali dilanjutkan, mengingat krisis ekonomi masih melanda Indonesia.

Diketahui, pada tahun lalu buruh dengan upah di bawah Rp5 juta mendapatkan dana BLT gaji sebesar Rp2,4 juta. Hal itu untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah masyarakat saat Indonesia tercebur ke jurang resesi akibat pandemi Covid-19.

"Bu Menaker, Bu Ida, saya mohon program BLT Rp2,4 juta tidak disetop. Dana segar itu amat membantu saya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata salah satu pekerja pabrik Singgih kepada Okezone, Minggu (14/3/2021).

Hal senada dikatakan, Saddam yang menyesalkan kebijakan pemerintah menghentikan program BLT gaji tersebut. Sebab itu merupakan keputusan yang keliru, di mana krisis ekonomi masih berlangsung tapi bantuan ke pekerja dihilangkan.

"Masyarakat kalangan menengah ke bawah itu amat membutuhkan perhatian dari pemerintah di saat krisis ini. Harusnya pemberian BLT gaji tetap dilanjutkan hingga krisis berakhir, " ujarnya.

Sementara itu, pekerja swasta Eka Prasetya berharap pemerintah tak lupa kepada pekerja yang tiap bulannya menerima upah rendah. Dia meminta BLT gaji tak disetop karena itu akan menjaga daya beli masyarakat di tengah sepinya orang-orang yang ingin berbelanja.

"Saya harap Ibu Menaker Ida Fauziyah kembali mengusulkan program BLT gaji untuk dilanjukan. Kami para pekerja masih membutuhkan bantuan dari pemerintah," ujarnya.


Belum ada Komentar untuk "Pekerja: Bu Ida, Kami Masih Butuh BLT Subsidi Gaji Tahun Ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel