Tinjau Prekaman E-KTP Suku Anak Dalam, Mensos Sempat Kesulitan Komunikasi

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menghadiri langsung pendaftaran penduduk suku anak dalam (SAD) di Kantor Kepala Desa Jelutih, Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Jambi, Rabu (10/3/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Mensos melihat perekaman e-KTP warga SAD yang bernama Batinggang. Tidak hanya itu, terjadi dialog singkat antara Mensos dan orang rimba tersebut.

"Siapa namanya?" ujar Rismaharini. Sementara pria rimba tersebut yang masih belum fasih bahasa Indonesia tidak menjawab.

Namun, dibantu Agus, pria yang bertugas merekam e-KTP dan pembimbing mereka serentak menjawab, "Batinggang".

"Sudah menikah," tanya Mensos lagi. Namun dijawab dengan Batinggang dengan gelengan kepala.

Sedangkan Rudi Syaf, Direktur KKI Warsi—lembaga yang melakukan pendampingan pada komunitas yang tinggal di dalam dan sekitar hutan ini mengatakan, pada tahap pertama perekaman ini ditargetkan 414 KK Orang Rimba dengan hampir 2000 jiwa akan mendapatkan kartu keluarga dan kartu tanda penduduk.

Dia menambahkan, untuk di Kantor Desa Limbur Tembesi untuk 66 KK Orang Rimba dan di Kecamatan Batin Delapan, serta 81 KK di Kantor Camat Pelepat Kabupaten Bungo.

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah untuk mencatat Orang Rimba dalam sistem administrasi negara, ini sangat penting bagi Orang Rimba,” tukas Rudi.

Terpisah, salah seorang SAD bernama Ngelembu sangat berterima kasih dengan adanya program e-KTP bagi. "Terimakasih Bu Menteri. Semoga bisa bermanfaat," ujarnya singkat. [okezone.com]

Belum ada Komentar untuk "Tinjau Prekaman E-KTP Suku Anak Dalam, Mensos Sempat Kesulitan Komunikasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel